5 Prakarya Kejarinan Tekstil Dan Faktor, Karakter Dan Sikapnya 5/5 (1)

Diposting pada

Prakarya Kejarinan Tekstil

 

Wirausaha berasal dari kewirausahaan dan bisnis. Arti kata pahlawan adalah pejuang utama, gagah, berani, teladan, dan jujur, sementara bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan. Memahami entrepreneur adalah seseorang yang pintar atau berbakat mengenali produk baru, menentukan seberapa produksi baru, mengatur kegiatan untuk mengdakan produk baru, mengatur dan pemodelan pasar. pengusaha atau pelaku usaha yang disebut ienterpreneur.

 

Prakarya Kejarinan Tekstil
Prakarya Kejarinan Tekstil

 

Kewirausahaan, sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Menteri Koperasi dan Pengembangan Usaha Kecil Nomor 961 / KEP / M / xi / 1995, adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan untuk menagani usaha atau kegiatan yang diarahkan untuk mencari, membuat dan menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk-produk baru untuk meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Enterpreneuship adalah sikap dan perilaku yang melibatkan keberanian mengambil resiko, kemampuan untuk berpikir kreatif dan inovatif.

Kewirausahaan ialah sebuah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru secara kreatif dan inovatif agar dapat mewujudkan sebagai nilai tambah. Kreatif mempunyai arti menghasilkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Inovasi berarti memperbaiki, memodifikasi, dan mengembangkan sesuatu yang sudah ada. Nilai tambah berarti memiliki nilai lebih dari sebelumnya.


1. Stimulus dan Motivasi

Saat keragaman tekstil tradisional Indonesia dan keragaman budaya khas daerah adalah potensi terjadinya akulturasi (pencampuran) budaya yang dapat menjadi dasar penciptaan karya tekstil baru yang akan menambah kekayaan tekstil nusantara. Nilai estetika dank kain tekstil Indonesia sangat mengubah memiliki begitu diminati tidak hanya oleh para pecinta kerajinan tekstil di Indonesia tetapi juga di negara-negara asing. Ini adalah kesempatan wirausaha di bidang tekstil dan produk tekstil seperti pakaian dan perlengkapan interior. Masyarakat Indonesia perlu terhadap kebutuhan pakaian dan kerajinan produk melengkapi pakaian adalah kesempatan yang dapat dikerjakan dan mendorong munculnya industri bisnis rumahan kreatif.

Baca Juga :  Cara Memahami Lafal, Intonasi, Tekanan, Jeda Dan Contohnya

Produk kerajinan didorong seluruh nusantara memiliki potensi untuk digunakan sebagai peluang untuk berwirausaha. Apalagi bila didukung oleh ketersediaan bahan baku dan produk kapasitas sumber daya manusia di wilayah ini, kerajinan tekstil akan apat bantuan kesejahteraan rumah tangga dan perekonimian daerah.

Salah satu kekuatan dari produk kerajinan tekstil adalah dekorasi yang unik, gaya dan warna yang berbesa dihasilkan dari masing-masing daerah berbeda. Pengetahuan lokal dan nilai-nilai budaya yang kental dalam produk kerajinan membuatnya unik dan mudah-dicintai oleh masyarakat umum. Hal ini mendorong dan memotivasi kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan potensi produk kerajinan.


2. Karakter Kan Sikap Kewirausahaan

Seorang pengusaha harus memiliki sikap kreativitas, inisiatif, dan percaya diri. Ciri khas seorang pengusaha adalah:

  • Percaya Diri ( self confidence )

Merupakan perpaduan antara sikap dan keyakinan dalam menghadapi tugas atau pekerjaan, yang bersifat internal, adalah relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai, melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. Keyakinan akan memengeruhi ide, inisiatif, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat, antusiasme bekarya. Kunci keberhasilan dalam bosnis adalah untuk memahami diri sendiri. Oleh karena itu adalah pengusaha sukses dan percya pengusaha mandiri sendiri.

  • Berorientasi Tugas dan hasil

Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu menempatkan nilai-nilai prestasi motif, berorientasi pada keuntungan, kekuatan, dan kerja keras. Dalam kewirausahaan, pelunag hanya bisa didapatkan jika tidak ada inisiatif. Inisiatif perilaku biasanya diperoleh melalui pelatih Anda pengelaman tahun dan pembangunan diperoleh melalui disiplin diri. Berpikir kritis, responsif, begairah, dan semangat berperstasi.

  • Keberanian Mengambil Risiko

Pengusaha adalah orang-orang yang lebih memilih usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan usaha yang kurang menantang. Wirausaha menghindari situasi berisiko rendah karena tidak ada tantangan dan menjahui situasi berisiko tinggi karena ingin berhasil. Dalam situasi ini ada dua alternatif yang harus dipilih, yaitu alternatif yang menanggung risiko dan alternatif yang konservatif.

Baca Juga :  [Lengkap] Memahami Makna Iman Kepada Malaikat Dan Tugasnya

3. Kepemimpinan

Seorang pengusaha harus memiliki kepemimpinan, perintis, teladan. Dia selalu menampilkan produk dan layanan baru dan berbeda, sehingga ia menjadi pelopor baik dalam proses produksi dan pemasaran. Dan selalu menggunakan perbedaan sebagai nilai tambah.


4. Berorientasi ke Masa Depan

Pengusaha harus memiliki perspektif dan pandangan ke masa depan. Kuncinya adalah kemampuan untuk mencipptakan sesuatu yang baru dan agak berbeda dari sekarang.

  • Keorisinilan : Kreativitas dan Inovasi

Wirausaha yang inovaif adalah orang yang memiliki cirri-ciri berikut.

  1. Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan hari ini, meskipun cukup cara yang baik.
  2. Mendapatkan imajimasi menuangkan dalam setiap pekerjaan
  3. Selalu ingin tampil berbeda atau selalu menggunakan perbedaan

Syarat untuk menjadi wirausaha yang berhasil adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki sikap mental yang positif
  2. Memiliki keahlian di lapangan
  3. Memiliki kekuatan kreatif pikiran
  4. Rajin mencoba hal-hal baru (inovatif)
  5. Memiliki moral yang tinggi (motivasi) dan komitmen yang tinggi
  6. Mampu mengantisipasi risiko dan persaingan

5. Faktor Penyebab Keberhasilan dan Kegagalan Berwirausaha

Memulai sesuatu yang baru pasti tidak mudah. Oleh karena itu wirausahaawan harus berani mencoba dan mengambil risiko. Gagal dalam melakukan sesuatu adalah bagian dari proses menuju sukses. Kegagalan sesuksesan tertunda. Jika Anda mencoba untuk pengusaha di lapangan, kemudian gagal, Anda tidak perlu berkecil hati dan putus asa, coba lagi! Tentu saja sebelum memulai kewirausahaan, membuat perencanaan perhhitungan dan hati-hati.

Lihatlah dari berbagai sumber cerita pengusaha sukses dalam bisnis. Harap membacanya dengan seksama, dan mengambil pelajaran dari mereka dalam memulai cerita kewirausahaan sehingga Anda dapat mengetahui kegagalan dan keberhasilan mereka.

 

Baca Juga:

Baca Juga :  Pengertian Karya Seni Rupa Serta Unsur, Jenis, Fungsi Dan Contohnya

 

Demikian Penjelasan Tentang 5 Prakarya Kejarinan Tekstil Dan Faktor, Karakter Dan Sikapnya Semoga Bermanfaat Bagi Semua Pembaca Pensil.Co.Id

Please rate this