[LENGKAP] Perbedaan Ghibah Dan Fitnah Beserta Contoh Dan Penyebabnya 5/5 (1)

Diposting pada

Perbedaan Ghibah Dan Fitnah

 

Perbedaan Ghibah Dan Fitnah

Kali ini kita akan membahas artikel tentang perbedaan ghibah dan fitnah yang sering kita sulit untuk membedakannya dalam keseharian kita. Berikut pembahasannya.


Ghibah

Ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang terdapat pada diri seorang muslim, sedang ia tidak suka (jika hal itu disebutkan). Baik dalam keadaan soal jasmaninya, agamanya, kekayaannya, hatinya, ahlaknya, bentuk lahiriyahnya dan sebagainya. Caranya-pun bermacam-macam. Di antaranya dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok.

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim)

  • Ghibah Keji Dan Kotor

Secara bahasa, ghibah berarti menggunjing. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah ia adalah sesuatu yang keji dan kotor. Hal itu dijelaskan dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Artinya : Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya”. (As-Silsilah As-Shahihah)

  • Keutamaan Mencegah Ghibah

Wajib bagi orang yang hadir dalam majlis yang sedang menggunjing orang lain, untuk mencegah kemungkaran dan membela saudaranya yang dipergunjingkan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam amat menganjurkan hal demikian, sebagaimana dalam sabdanya. “Artinya : Barangsiapa menolak (ghibah atas) kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan menolak menghindarkan api Neraka dari wajahnya”. (HR Ahmad)

Baca Juga :  Prakarya Membuat Pengawatan Bahan Nabati Dan Hewani Lengkap

Penyebab Ghibah

  1. Adanya kebencian atau sakit hati terhadap orang tertentu.
  2. Tidak ada aktivitas yang produktif sehingga membicarakan orang lain.
  3. Menjadi kenikmatan tersendiri.
  4. Tidak suka mencari kebenaran.
  5. Dorongan pergaulan atau pengondisian lingkungan.

Contoh Ghibah

Contoh Ghibah: membicarakan seseorang dan apabila orang yang mendengar tahu ia akan sakit hati.

Membicarakan keburukan/kejelekan orang lain melalui gerakan tubuh dengan maksud mengolok-ngolok (misalnya, kepala dimiring-miringkan untuk mengejek tetangganya yang memiliki kepala miring).


Fitnah

Fitnah, dergama, atau defamasi merupakan komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berdasarkan atas fakta palsu yang dapat memengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang. Kata “fitnah” diserap dari bahasa Arab, dan pengertian aslinya adalah “cobaan” atau “ujian”.

Hal terkait fitnah adalah pengumuman fakta yang bersifat pribadi kepada publik, yang muncul ketika seseorang mengungkapkan informasi yang bukan masalah umum, dan hal tersebut bersifat menyerang pribadi yang bersangkutan.

Hukum penjelasan palsu “terutama ditujukan untuk melindungi kesejahteraan mental atau emosional penuntut”. Jika publikasi informasi itu palsu, terjadilah kesalahan berupa fitnah. Jika komunikasi itu tidak salah secara teknis namun menyesatkan, kesalahan berupa penjelasan palsu bisa terjadi.


Penyebab Fitnah

  1. Tidak melakukan koreksi dan analisa data.
  2. Terlalu cepat menyimpulkan.
  3. Adanya kebencian.
  4. Tidak bisa membedakan benar dan salah.
  5. Subjektifitas.
  6. Kurangnya ilmu atau kebenaran.

Contoh Fitnah

Contoh Fitnah: Seseorang yang menjudge orang yg tidak bersalah atau tidak mengetahui apapun.

Sarah memberi tahu kepada teman-temannya bahwa teman mereka Andi menyontek padahal pada kenyataannya Andi tidak melakukannya.

 

Sekian pembahasan artikel diatas tentang Perbedaan Ghibah Dan Fitnah Beserta Contoh Dan Penyebabnya semoga bisa bermanfaat bagi semua pembaca Pensil.Co.Id.

Baca Juga :  25 Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli Dan Bentuk, Jenis Serta Prinsipnya

 

Baca Juga :

Please rate this