Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli Dan Kesimpulannya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Ideologi

Ideologi adalah ide atau ide. Kata ideologi diciptakan oleh Antoine Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan “sains tentang gagasan”. Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu, secara umum dan beberapa arahan filosofis, atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan di semua anggota masyarakat.
Tujuan utama di balik ideologi ialah untuk menawarkan perubahan lewat proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (bukan hanya pembentukan gagasan) yang diterapkan pada masalah publik sehingga konsep ini menjadi inti dari politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti suatu ideologi meskipun tidak ditempatkan sebagai sistem berpikir eksplisit.
Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

  • Drs. Moerdiono
Ideologi berarti a system of  ideas, akan mensistematisasikan seluruh pemikiran mengenai kehidupan ini dan melengkapinya dengan sarana serta kebijakan dan strategi dengan tujuan menyesuaikan keadaan nyata dengan nilai-nilai yang terkandung dalam filsafat yang menjadi induknya.
  • Gunawan Setiardjo
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah ‘aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) yang melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan.
  • Destutt de Tracy:
Ideologi adalah studi terhadap ide – ide/pemikiran tertentu. 2 april 2004
  • Descartes:
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia. 5 mei 2004
  • Machiavelli:
Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. 1 agustus 2006
  • Thomas H:
Ideologi adalah suatu cara untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya. 23 oktober 2004
  • Francis Bacon:
Ideologi adalah sintesa pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup. 5 januari 2007
  • Karl Marx:
Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat. 1 mei 2005
  • Napoleon:
Ideologi keseluruhan pemikiran politik dari rival–rivalnya. 22 desember 2003
  • Muhammad Ismail:
Ideologi (Mabda’) adalah Al-Fikru al-asasi al-ladzi hubna Qablahu Fikrun Akhar, pemikiran mendasar yang sama sekali tidak dibangun (disandarkan) di atas pemikiran pemikiran yang lain. Pemikiran mendasar ini merupakan akumulasi jawaban atas pertanyaan dari mana, untuk apa dan mau ke mana alam, manusia dan kehidupan ini yang dihubungkan dengan asal muasal penciptaannya dan kehidupan setelahnya? 24 april 2007.
  • Dr. Hafidh Shaleh:
Ideologi adalah sebuah pemikiran yang mempunyai ide berupa konsepsi rasional (aqidah aqliyah), yang meliputi akidah dan solusi atas seluruh problem kehidupan manusia. Pemikiran tersebut harus mempunyai metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia. 12 november 2008.
  • Taqiyuddin An-Nabhani:
Mabda’ adalah suatu aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini.

Kesimpulan Ideologi

Mabda ‘secara etimologis merupakan mashdm mimi dari kata bada’ayabdau bad’an wa mabda’an yang berarti awal. Secara terminologis berarti pemikiran dasar yang dibangun di atas pemikiran (cabang) [dalam Al-Mausu’ah al-Falsafiyah, entri al-Mabda ‘]. Al-Mabda ‘(ideologi): pemikiran fundamental (fikrah raisiyah) dan perilaku dasar standar (al-qaidah al-fundamentalyah). Dalam hal logika, mabda ‘adalah pemahaman dasar dan prinsip dari setiap aturan.
Baca Juga:
Baca Juga :  Pengertian Wilayah Menurut Para Ahli Serta Macam Dan Contohnya
Baca Juga :  Pengertian Bangsa, Negara, Warga Negara Dan Penduduk Lengkap
Sekian Penjelasan Tentang Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli Dan Kesimpulannya Lengkap Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca Pensil.Co.Id