Pengertian Molekul

Diposting pada

Definisi Molekul

Molekul Adalah : Pengertian, Contoh, Sejarah, Rumus Dan UnsurSebetulnya konsep molekul telah lama dikenal yaitu sejak kira-kira tahun 1860 oleh Stanislao Cannizaro dalam menggambarkan gas-gas yang terdiri atas gugus atom-atom yang kecil. Bahkan Dalton sekitar tahun 1800 telah mengungkapkan tentang “senyawa atom-atom”.


Sekarang setiap gugus atom yang netral yang bergabung cukup kuat dinyatakan sebagai satuan yang disebut molekul. Molekul adalah bagian terkecil dan tidak terpecah dari suatu senyawa kimia murni yang masih mempertahankan sifat kimia dan fisika. Molekul merupakan gabungan dari beberapa atom unsur (bisa dua atau lebih). Molekul terdiri atas dua bentuk yaitu Molekul Unsur dan Molekul Senyawa.


Pengertian Molekul

Molekul adalah bagian terkecil dan tidak terpecah dari suatu senyawa kimia murni yang masih mempertahankan sifat kimia dan fisika. Dan molekul ini merupakan dasar pembelajaran untuk mengaplikasikan zat – zat kimia dalam Ilmu Kefarmasian dan Kesehatan.


Karena itulah molekul dikatakan sangat berhubungan erat dengan dunia kefarmasian. Disamping erat dengan dunia kefarmasian molekul juga sangat berperan penting di kehidupan sehari – hari baik dari segi kesehatan maupun industri. Maka dari itu selain alasan diatas latar belakang penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Kimia Dasar. Dengan itulah penulis mengambil tema “ Molekul ”.


Dalam teori kinetika gas, istilah molekul sering digunakan untuk merujuk pada partikel gas apapun tanpa bergantung pada komposisinya. Menurut definisi ini, atom-atom gas mulia dianggap sebagai molekul walaupun gas-gas tersebut terdiri dari atom tunggal yang tak berikatan.

Baca Juga :  Pengertian Energi Dalam Fisika Dan Contoh Serta Jenisnya

Sebuah molekul dapat terdiri atom-atom yang berunsur sama (misalnya oksigen O2), ataupun terdiri dari unsur-unsur berbeda (misalnya air H2O). Atom-atom dan kompleks yang berhubungan secara non-kovalen (misalnya terikat oleh ikatan hidrogen dan ikatan ion) secara umum tidak dianggap sebagai satu molekul tunggal.


Ilmu Molekuler

Ilmu yang mempelajari molekul disebut kimia molekuler ataupun fisika molekuler bergantung pada fokus kajiannya. Kimia molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur interaksi antara molekul, manakala fisika molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifat molekul.


Dalam prakteknya, perbedaan kedua ilmu tersebut tidaklah jelas dan saling bertumpang tindih. Dalam ilmu molekuler, sebuah molekul terdiri dari suatu sistem stabil yang terdiri dari dua atau lebih molekul. Ion poliatomik dapat pula kadang-kadang dianggap sebagai molekul yang bermuatan. Istilah molekul tak stabil digunakan untuk merujuk pada spesi-spesi kimia yang sangat reaktif.


Artikel Lain : Pengertian Energi Dalam Fisika Dan Contoh Serta Jenisnya


Sejarah Molekul

Walaupun keberadaan molekul telah diterima oleh banyak kimiawan sejak awal abad ke-19, terdapat beberapa pertentangan di antara para fisikawan seperti Mach, Boltzmann, Maxwell, dan Gibbs, yang memandang molekul hanyalah sebagai sebuah konsepsi matematis. Karya Perrin pada gerak Brown (1911) dianggap sebagai bukti akhir yang meyakinkan para ilmuwan akan keberadaan molekul.

Pengertian Molekul

Definisi molekul pula telah berubah seiring dengan berkembangnya pengetahuan atas struktur molekul. Definisi paling awal mendefinisikan molekul sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya. Definisi ini sering kali tidak dapat diterapkan karena banyak bahan materi seperti bebatuan, garam, dan logam tersusun atas jaringan-jaringan atom dan ion yang terikat secara kimiawi dan tidak tersusun atas molekul-molekul diskret.

Baca Juga :  Pengertian Energi Dalam Fisika Dan Contoh Serta Jenisnya

Molekul Unsur

Molekul unsur  adalah ikatan kimia yang terdiri dari satu jenis atom, misal O2, H2, P4, S8. Dari contoh tersebut dapat diartikan bahwa satu molekul terbentuk dari dua atom sejenis yang saling berikatan. Begitu pula pada molekul – molekul unsur lainnya yang terdiri dari atom yang sama yang berfungsi sebagai unsur pembentuk molekulnya.


Molekul Senyawa

Molekul senyawa adalah ikatan kimia yang terdiri dari dua jenis atom atau lebih, misal H2O, CO2, H2SO4. Contoh – contoh tersebut terbentuk dari beberapa atom yang saling berikatan. Berdasarkan jumlah atom pembentuknya molekul dibedakan menjadi dua yaitu molekul diatomik dan molekul poliatomik. Molekul diatomik merupakan molekul yang terbentuk dari hanya dua buah atom, baik atom tersebut sejenis maupun berbeda jenis. Sedangkan molekul poliatomik adalah molekul yang terbentuk lebih dari dua atom yang berbeda.

Molekul-Senyawa


Ukuran Molekul

Kebanyakan molekul sangatlah kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Kekecualian terdapat pada DNA yang dapat mencapai ukuran makroskopis. Molekul terkecil adalah hidrogen diatomik (H2), dengan keseluruhan molekul sekitar dua kali panjang ikatnya (0.74 Å). Satu molekul tunggal biasanya tidak dapat dipantau menggunakan cahaya, namun dapat dideteksi menggunakan mikroskop gaya atom. Molekul dengan ukuran yang sangat besar disebut sebagai makromolekul atau supermolekul. Jari-jari molekul efektif merupakan ukuran molekul yang terpantau dalam larutan.


Bentuk Geometris Dari Molekul

Molekul memiliki bentuk- bentuk yang sistematis . Pada pembahasan kali ini penulis membahas bentuk geometris dari molekul.

Bentuk-Geometris-Dari-Molekul

Bentuk-Geometris-Dari-Molekul

Bentuk-Geometris-Dari-Molekul


Rumus Molekul

Rumus empiris sebuah senyawa menunjukkan nilai perbandingan paling sederhana unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Sebagai contohnya, air selalu memiliki nilai perbandingan atom hidrogen berbanding oksigen 2:1. Etanol pula selalu memiliki nilai perbandingan antara karbon, hidrogen, dan oksigen 2:6:1. Namun, rumus ini tidak menunjukkan bentuk ataupun susunan atom dalam molekul tersebut. Contohnya, dimetil eter juga memiliki nilai perbandingan yang sama dengan etanol. Molekul dengan jumlah atom penyusun yang sama namun berbeda susunannya disebut sebagai isomer.

Baca Juga :  Pengertian Energi Dalam Fisika Dan Contoh Serta Jenisnya

Perlu diperhatikan bahwa rumus empiris hanya memberikan nilai perbandingan atom-atom penyusun suatu molekul dan tidak memberikan nilai jumlah atom yang sebenarnya. Rumus molekul menggambarkan jumlah atom penyusun molekul secara tepat. Contohnya, asetilena memiliki rumus molekuler C2H2, namun rumus empirisnya adalah CH.


Massa suatu molekul dapat dihitung dari rumus kimianya. Sering kali massa molekul diekspresikan dalam satuan massa atom yang setara dengan 1/12 massa atom karbon-12.


Demikian Penjelasan Artikel Diatas Semoga Bermanfaat Untuk Semua Pembaca Pensil.Co.Id