Cara Memahami Lafal, Intonasi, Tekanan, Jeda Dan Contohnya

Diposting pada

Memahami Lafal

Lafal adalah cara seseorang dalam mengucapkan bunyi bahasa. Bunyi bahasa yang kita kenal dalam bahasa Indonesia seperti Vokal, Konsonan, Diftong, dan Gabungan Konsonan sbb:

  1. Vokal dilambangkan dengan huruf a, i, u, e, o.
  2. Konsonan dilambangkan dengan huruf b, c, d, f, g, h, ,j, k, m, n, p, q, r, s, t, u, v, w, x, y, z
  3. Diftong dilambangkan dengan huruf oi, ai, au.
  4. Gabungan konsonan dilambangkan dengan kh, ng, ny, sy.

Cara atau teknik seseorang dalam mengucapkan bunyi bahasa disebut lafal atau disebut juga pelafalan. Lafal bercermin dalam bahasa lisan. Lafal dipengaruhi oleh perbedaan konsonan dan vokal.
Cara Memahami Lafal

  • Contohnya
  1. Cepat berbeda dengan tepat
  2. Kapak berbeda dengan bapak

Memahami Intonasi

Intonasi adalah kalimat lagu. Intonasi juga bisa diartikan sebagai paduan antara jeda dan  tekanan yang menyertai tutur dari awal hingga terakhir. Intonasi yakni tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat.Intonasi adalah tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat.Intonasi dipengaruhi tinggi rendahnya nada dan keras lembutnya tekanan oleh kalimat.

Lagu kalimat. Intonasi berisi rangkaian bunyi; keras lemahnya, tinggi rendahnya, dan cepat lambatnya bunyi bahasa.

Contohnya

  1. Tutup pintunya!
  2. Kita harus rajin belajar.
  3. Apa maksudnya?
  4. “Besok pagi tugas ini harus sudah selesai,” kata bapak
Dengan memperhatikan lagu kalimat, kita dapat menentukan intonasinya sebagai berikut:
  • naik
  • turun
  • naik
  • datar
  1. Ada apa? (intonasi naik)
  2. Semuanya telah berakhir. (intonasi datar)

Memahami Tekanan

Keras atau lunaknya suara atau bunyi saat seseorang menyuarakan bunyi bahasa. Untuk  bahasa tulis, tekanan ditandai dengan tanda cetak miring, atau garis bawah sedangkan dengan bahasa lisan tekanan dapat kita dicermati dan berpengaruh pada perubahan makna ucapan.

Contohnya

Saya sedang membaca buku Bahasa Indonesia.
Pada kalimat diatas yang ditekankan adalah kata “saya”. kalimatnya mengandung pengertian bahwa pelaku yang membaca buku adalah saya, bukan yang lainnya.
  • Tekanan Dinamik
Tekanan Dinamik yaitu tekanan keras untuk memberikan sebuah tekanan terhadap sepatah kata karena dapat memberikan pengertian khusus.
  • Fungsi tekanan dinamik
  1. Mengemukakan seuatu pertentangan
  2. Mengalihkan pembicaraan
  3. Menyebutkan beberapa jenis benda atau hal-hal yang berturut-turut
  4. Mementingkan tekanan pada kata yang dipentingkan
  • Tekanan Nada
Tekanan Nada yaitu, ucapan tinggi rendah suara dalam suatu tutur yang berfungsi untuk menyatakan suasana perasaan pembicara.
  • Tekanan Tempo
Tekanan Tempo yaitu, tekanan yang diucapkan secara lambat pada kata yang dianggap penting

Memahami Jeda

Jeda adalah hentian sementara pada ujaran. Jeda biasanya ditandai dengan tanda koma (,), titik (.), titik koma (;), titik dua (:), tanda Tanya (?), dan tanda seru (!)

Contohnya

  1. Kata adik, Ibu Ani guru yang baik.
  2. Kata adik ibu, Ani guru yang baik.
  3. Kata adik, Ibu Yani itu guru yang pandai.
  4. Kata adik ibu, Yani itu guru yang pandai.
  5. Kata adik ibu Yani, itu guru yang pandai.

Kalimat

  1. Yang berkata Adik, yang pandai ibu Ani
  2. Yang berkata Ibu, yang pandai Ani

Rangkuman

    1. Lafal : Teknik seseorang dalam pengucapan bunyi bahasa.
    2. Intonasi : Tinggi atau rendahnya sebuah nada
    3. Tekanan : Penekanan kata tau kalimat yang dirasa penting dalam sebuah kalimat
    4. Jeda : Memberhentikan sementara seseorang alam mengucapkan bunyi bahasa

Baca Juga:

Baca Juga :  Membaca Cepat : Rumus, Tujuan, Manfaat, Contoh, Jenis, Ciri Dan 4 Tekniknya
Baca Juga :  Cara Membuat Catatan Dan Memahami Bunyi Serta Alat Ucap Manusia
Demikian Penjelasan Tentang Cara Memahami Lafal, Intonasi, Tekanan, Jeda Dan Contohnya Semoga Bermanfaat Untuk Pembaca Pensil.Co.Id
Cara Memahami Lafal, Intonasi, Tekanan, Jeda Dan Contohnya
5 (100%) 4 vote[s]