Materi Ipa Kelas 3 SD Tentang Cuaca Dan Awan (Semester 1-2)

Diposting pada

Materi Ipa Kelas 3 SD Tentang Cuaca

Materi Ipa Kelas 3 SD

Apakah Anda tahu seperti apa cuacanya? Cuaca merupakan kondisi udara di suatu daerah dalam waktu singkat. Cuaca bisa berubah. Misalnya, sekarang di luar matahari bersinar terang. Namun, segera langit berubah gelap dan hujan turun.


Pengertian Cuaca

Televisi sering dilaporkan tentang ramalan cuaca. Prakiraan cuaca merupakan ramalan cuaca. Prakiraan cuaca untuk satu kota belum tentu sama dengan kota-kota lain. Cuaca dapat diprediksi dengan mengamati langit. Cuaca yang sering kita alami cerah, berawan, panas, dingin, dan hujan. Mengamati Kondisi Cuaca Kondisi intens di suatu tempat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mempengaruhi beberapa faktor termasuk suhu udara (suhu udara), tekanan udara, angin, kelembaban udara, dan curah hujan. Faktor-faktor ini saling terkait satu sama lain. Jika satu elemen berubah, cuaca akan berubah. Faktor-faktor ini akan menentukan kondisi cuaca pada suatu daerah, seperti berawan, cerah, panas, dingin, hujan, atau berangin.

Cuaca cerah adalah kondisi saat matahari memancarkan cahaya. Karakteristik langit cerah, awan terlihat di langit kecil, dan udara hangat.

Cuaca berawan merupakan kondisi ketika sinar matahari tertutup oleh awan. Langit menjadi agak gelap, awan menebal, dan udara terasa dingin. Kondisi cuaca seperti ini mengindikasikan hujan akan turun.

Cuaca panas ialah kondisi ketika matahari memancarkan cahaya dengan panas. Udara terasa panas dan kulit terasa terbakar. Saat panas, angin bertiup kencang dan ada banyak debu beterbangan.

Bagaimana hujan dapat terjadi? Dari mana datangnya hujan? Jadi Anda tahu, mari kita simak penjelasan berikut! Di permukaan bumi ada tanah dan air. Saat cuaca panas, air di semua perairan seperti sungai, danau, dan lautan akan menguap. Uap air menyatu dengan udara dan bergerak ke atas.

Baca Juga :  Pola Kalimat Dasar Bahasa Indonesia Berdasarkan Kategori Dan Contohnya

Saat suhu udara semakin dingin, uap air akan mengembun. Uap air berubah menjadi tetesan air. Semakin lama tetesan air berlipat ganda dan awan terbentuk. Awan yang sudah mengandung banyak air akan menjadi gelap atau kelabu. Jika terlalu berat, tetesan air akan jatuh ke bumi. Inilah yang disebut hujan.

Sebenarnya awan terdiri dari berbagai jenis. Hanya saja kita melihat awan di langit dengan bentuk dan tipe yang sama. Awan terdiri dari tiga lapisan, yang terdiri dari:

  • Awan Sirus

Lapisan atas ditempati oleh awan sirus. Bentuknya serat putih halus. Awan ini terbentuk sebagai kristal es di langit. Jika awan ini terbentuk, hujan diharapkan.

  • Awan Kumulus

Lapisan yang kedua ditempati awan kumulus. Awan kumulus tebal (gumpalan putih) yang lembut. Munculnya awan ini menandakan cuaca akan panas dan kering. Ada juga awan kumulus hitam. Munculnya awan ini menunjukkan kedatangan hujan disertai angin, kilat dan guntur.

  • Awan Stratu

Awan stratus. Awan Stratus berlapis-lapis. Lapisan itu melebar seperti kabut. Awan berada di bawah ketinggian 1000 meter. Awan melayang dekat dengan permukaan bumi. Saat dilihat, awan ini berwarna abu-abu. Kehadiran awan Stratus menyebabkan hujan gerimis.


Penggunaan Simbol Cuaca

Kondisi cuaca di bermacam daerah dapat diprediksi, apakah cerah, berawan, berangin, atau dengan hujan lebat. Untuk menyatakan kondisi ini, simbol cuaca biasanya digunakan. Simbol cuaca ini bermanfaat untuk membuat perkiraan atau ramalan cuaca.


Pengaruh Keadaan Awan terhadap Kondisi Cuaca

Sebelum berangkat untuk bepergian, perhatikan keadaan awan. Mengapa demikian? Anda bisa memperkirakan cuaca dari awan. Dengan demikian Anda bisa mempersiapkan diri. Misalnya jika cuaca mendung, Anda perlu membawa payung. Awan terlihat seperti gumpalan kapas. Bentuk awan selalu berubah. Bentuk awan memengaruhi kondisi cuaca. Misalnya awan putih, artinya cuaca cerah. Bagaimana pembentukan awan? Panas matahari menguapkan air permukaan. Air permukaan adalah air sungai, danau, dan laut. Air dalam tanaman juga menguap.

Baca Juga :  [Lengkap] Memahami Makna Iman Kepada Malaikat Dan Tugasnya

Air tanah juga menguap. Air tanah juga menguap. Uap air naik ke udara. Semakin lama uap air naik semakin tinggi. Cuaca cerah Cuaca cerah Lebih cerah, udaranya semakin dingin. Uap air mengembun pada debu di udara. Selanjutnya membentuk titik air yang sangat halus. Jumlah titik air meningkat. Titik-titik air berkumpul untuk membentuk awan.

Demikian Penjelasan Diatas TentangĀ Materi Ipa Kelas 3 SD Tentang Cuaca Dan Awan (Semester 1-2) Semoga Artikel Tersebut Dapat Bermanfaat Bagi Semua Pembaca Setia Pensi.Co.Id