Fungsi Epidermis Pada Tumbuhan Dan Ciri Beserta Strukturnya 5/5 (1)

Diposting pada

Epidermis Pada Tumbuhan

 

Sebelum kita membahas dan mengupas tentang epidemis pada tumbuhan, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui. Apa yang di maksud dengan epidemis?

Epidemis secara singkat adalah sebuah lapisan suatu jaringan, umumnya satu lapisan sel saja. Unutk lengkapnya mari kita simak bersama definisi dibahawah ini.

 

Fungsi Epidermis Pada Tumbuhan


Fungsi Epidermis Pada Tumbuhan

 

Pada tumbuhan tingkat tinggi, epidermis merupakan lapisan jaringan, umumnya setebal satu lapisan sel, yang menutupi permukaan organ, seperti daun, batang, akar, dan bunga. Epidermis biasanya tipis, tidak memiliki klorofil, dan pada permukaan menghadap keluar ditutupi oleh kutikula yang menghasilkan kutikula atau lapisan malam (wax).

Daun tanaman adalah organ epidermis yang paling banyak dipelajari. Beberapa sel epidermis dapat secara khusus dibentuk dan memiliki fisiologi khusus, terutama jika mereka memiliki fungsi tertentu. Sel penjaga stomata berbentuk ginjal atau halter, tergantung pada spesies. Sel-sel ini dapat mengerut dan mengembang, tergantung pada bagaimana aliran udara dan uap air diatur oleh tubuh daun. Gerakan ini akan menutup atua membuka lubang stoma. Beberapa sel epidermis juga dapat membentuk Tomomata, yang biasa disebut sebagai “rambut” atau “rambut” pada tanaman. Jika ada pada daun, orang menyebutnya rambut daun dan jika ditemukan pada batang itu disebut rambut batang. Trikomata juga bisa mengeras menjadi duri.

Epidermis batang, terutama terlihat di pohon-pohon dengan kayu dasar, berfungsi optimal saat batang masih muda. Seiring dengan perkembangan organ, fungsi epidermis sebagai pelindung digantikan oleh lapisan periderm yang membentuk pagan (kulit kayu). Periderm tumbuh dari lapisan korteks di dalam / di bawah epidermis dan dibentuk oleh gabus kambium. Periderm membentuk struktur kaya lignin atau suberin yang melindungi batang lebih jauh dari epidermis. Epidermis perlahan akan mati.

Baca Juga :  [Lengkap] Memahami Makna Iman Kepada Malaikat Dan Tugasnya

Ciri-ciri Jaringan Epidermis

 

  • Jaringan epidermis memiliki susunan sel yang sangat rapat sehingga tidak ada ruang antar sel.
  • Secara umum, jaringan epidermis tidak memiliki kloroplas.
  • Ia memiliki sitoplasma hidup dan mengandung kristal garam, kristal silikat dan garam minyak.
  • Jaringan epidermis memiliki vakuola besar yang mengandung antosianin.
  • Memiliki dinding sel yang bervariasi tergantung pada posisi dan jenis tanaman.
  • Ada sebagian kecil yang memiliki kloroplas, yaitu tanaman yang hidup di air (hydrofit).
  • Jaringan epidermis terdiri dari satu lapisan sel tunggal.
  • Jaringan ini terdiri dari sel-sel hidup.
  • Dinding sel jaringan epidermis luar berbatasan dengan udara yang menebal, sedangkan dinding sel jaringan epidermis dalam yang membatasi jaringan lain tetap tipis.

Struktur Jaringan Epidermis

 

  • Sel Penutup (Guard Cell)

Sel penutup juga disebut sel penjaga. Penutup sel terdiri dari sepasang sel yang terlihat simetris dan umumnya berbentuk ginjal. Sel penutup adalah sel aktif. Di dalam sel penutup ada kloroplas.

  • Celah (bukaan = keropos)

Antara dua sel penutup ada celah (berpori) berupa lubang kecil. Sel penutup dapat menyesuaikan untuk menutup atau membukanya berdasarkan perubahan osmosis.

  • Sel Tetangga (Subsidiary Cell)

Sel tetangga adalah sel yang berdampingan atau yang ada di sekitar sel penutup. Sel tetangga dapat terdiri dari dua buah atau lebih yang secara khusus menjalankan fungsinya terkait dengan sel penutup.

  • Ruang Udara Dalam (Kamar Substat)

Ruang udara adalah ruang besar antara sel dan memiliki fungsi ganda dalam fotosintesis, transpirasi, dan juga respirasi. Keempat situasi berbeda ketika stomata terbuka dan tertutup.

 

Baca Juga:

Baca Juga :  Karya Seni Rupa 2 Dimensi Dan Contohnya (Bab 1) Lengkap

 

Demikian Penjelasan Tentang Fungsi Epidermis Pada Tumbuhan Dan Ciri Beserta Strukturnya Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca Pensil.Co.Id

Please rate this