Asmaul Husna Al Matin Dan Dalilnya

Diposting pada

Al Matin Dan Dalilnya

Al-Matin

Al-Matin artinya Mahakukuh. Allah Swt. adalah Mahasempurna dalam kekuatan dan kekukuh-Nya. Kekukuhan dalam perinsip sifat-sifat-Nya. Allah Swt. juga Mahakukuh dalam kekuatan-kekuatan-Nya. Oleh karena itu, sifat al-Matin adalah kehebatan perbuatan yang sangat kokoh dari kekuatan yang tidak adda taranya. Dengan begitu, kekukuhan Allah Swt. yang memiliki rahmat dan azab terbukti ketika Allah Swt. memberikan rahmat kepada hamba-hamba-Nya. Tidak ada apa pun yang dapat menghalangi rahmat ini untuk tiba kepada sasarannya. Demikian juga tidak ada kekuatan yang dapat mencegah pembalasan-Nya.


Kekuatan dan Kekukuhan

Seorang yang menemukan kekuatan dan kekukuhan Allah Swt. akan membuatnya menjadi manusia yang tawakkal, memiliki kepercayaan dalam jiwanya dan tidak merasa rendah di depan manusia lain. Ia akan selalu merasa rendah di hadapan Allah Swt. Hanya Allah Swt. Yang Maha Menilai.

Oleh karena itu, Allah Swt. melarang manusia bersikap atau merasa lebih dari saudaranya. karena hanya Allah Swt. Yang Maha Mengetahui baik buruknya seorang hamba. Allah Swt. juga menganjurkan manusia besabar. Karena Allah Swt. Mahatahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Kekuatan dan kekukuhan-Nya tidak terhingga dan tidak terbayangkan oleh manusia yang lemah dan tidak memiliki daya upaya. Jadi, karena kekukuhan-Nya, Allah SWt. tidak terkalahkan dan tergoyahkan. Siapakah yang paling kuat dan kukuh selain Allah Swt? Tidak ada satu makhkluk pun yang dapat menundukan Allah Swt. meskipun seluruh makhluk di bumi ini bekerja sama. Allah Swt. berfirman:

Yang artinya : “Sungguh Allah Swt., Dialah pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.” (Q.S. az-Zariyat/51:58)

Baca Juga :  6 Pengertian Pengetahuan Menurut Para Ahli

Dengan demikian, akhlak kita terhadap sifat al-Matin adalah dengan beristikomah (meneguhkan pendirian), beribadah dengan kesungguhan hati, tidak tergoyahkan oleh bisikan meyesatkan, terus berusaha dan tidak putus asa serta bekerja sama dengan orang lain sehingga menjadi lebih kuat.


Buah Mengimani Nama Allah Al-Matin

Dengan mengimani nama Allah ‘azza wa jalla, al-Matin, kita akan sangat tunduk kepada Allah ‘azza wa jalla, karena mengimani betapa besar kekuatan Allah ‘azza wa jalla dan betapa lemahnya seluruh makhluk, termasuk kita semua. Allah ‘azza wa jalla berfirman,

Yang artinya “Dan manusia itu diciptakan dalam keadaan lemah.” (an-Nisa: 28)

Lihatlah bagaimana kekuatan Allah yang sedikit digambarkan. Dia-lah yang menahan langit-langit dan bumi sehingga keduanya tidak hancur dan bergeser. Allah berfirman,

Yang artinya “Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (Fathir: 41)

Allah ‘azza wa jalla pula yang menciptakan langit dan bumi. Sungguh, penciptaan keduanya merupakan penciptaan yang luar biasa dengan bukti yang dapat kita lihat, langit yang begitu luas lagi kokoh, bahkan terdapat tujuh lapis. Begitu pula bumi yang kita pijak, yang terhampar luas dengan berbagai kandungan yang ada di dalamnya. Ini semua menunjukkan kebesaran dan kekuatan Penciptanya.

  • Allah ‘azza wa jalla berfirman

Yang artinya “Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembangbiakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

Baca Juga :  [Lengkap] Pengertian Budaya Dan Contoh, Unsur Serta Cirinya

Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah, sebenarnya orang-orang yang lalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.” (Luqman: 10-11)

Yang artinya “Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Ghafir: 57)

Namun, disayangkan, manusia tidak mengagungkan Allah ‘azza wa jalla dengan pengagungan yang sebenar-benarnya. Banyak manusia yang secara tidak langsung—dengan perbuatannya—seolah-olah menganggap ketidakmampuan Allah ‘azza wa jalla. Dia banyak bermaksiat dan menganggap seolah-olah Allah ‘azza wa jalla tidak mampu mengazabnya. Berbagai maksiat mereka lakukan, sampai mereka melakukan kemaksiatan terbesar, syirik kepada Allah dan berbagai jenis kekafiran. Tidak sedikit di antara mereka yang menantang kekuatan Allah ‘azza wa jalla.

  • Allah ‘azza wa jalla berfirman

Yang artinya : “Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Rabb dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.” (az-Zumar: 67)

Terkait dengan ayat ini, tersebut pula dalam hadits yang menggambarkan kekuatan Allah ‘azza wa jalla, dalam riwayat al-Bukhari hadits ke-4437 Program Maktabah Syamilah. Dari Abdullah radhiallahu ‘anhu,

Seorang ulama Yahudi datang kepada Rasulullah dan berkata, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah k pada hari kiamat menjadikan langit-langit pada satu jari-Nya; bumi-bumi pada satu jari-Nya; gunung dan pohon pada satu jari-Nya; air dan tanah pada satu jari-Nya; serta seluruh makhluk pada satu jari-Nya, lalu Dia menggoyangkan mereka semua. Lalu Allah ‘azza wa jalla berkata, ‘Akulah Sang Raja’.”

Baca Juga:

Baca Juga :  Pola Kalimat Dasar Bahasa Indonesia Berdasarkan Kategorinya

Sekian penjelasan artikel diatas tentang Asmaul Husna Al Matin Dan Dalilnya Serta Artinya Lengkap semoga bermanfaat bagi semua pembaca setia Pensil.Co.Id

Asmaul Husna Al Matin Dan Dalilnya
5 (100%) 5 vote[s]